Skip to content
Belanja di Tokopedia & Shopee
Belanja di Tokopedia & Shopee
7 Cara Mempertahankan Karyawan Hebat di Masa Pandemi

7 Cara Mempertahankan Karyawan Hebat di Masa Pandemi

Mempertahankan karyawan selalu menjadi tantangan di industri F&B Indonesia. Terdapat berbagai jenis pekerja: pekerja musiman, pekerja paruh waktu, hingga pekerja permanen di industri ini. Pekerjaan di dunia F&B sering digunakan sebagai batu loncatan agar cepat mendapatkan pengalaman kerja dan mulai mendapatkan penghasilan.

Bagi anda yang mempunyai dan mengepalai suatu usaha kuliner, pasti tidak asing lagi untuk hal tantangan mempertahankan pekerja sebaik mungkin. Kami telah meringkas sedikit tips dan cara agar usaha anda dapat menarik talenta terhebat di industri F&B, menciptakan loyalitas dan stabilitas di antara anggota perusahaan, dan mempertahankan anggota karyawan yang berkemampuan baik secara jangka panjang.

Dukung karyawan disaat Pandemi

Di saat pandemi Covid-19 dan PSBB mendera, kita semua perlu berpikir lebih keras akan bagaimana caranya mempertahankan karyawan di usaha kita. Terdapat beberapa cara dan strategi yang dapat anda gunakan untuk bisa mencapai hal ini. Pada intinya, terdapat 2 hal utama yang perlu kita perhatikan untuk mempertahankan karyawan selama pandemi:

  • Amankan tempat kerja dan lindungi karyawan dari wabah virus - Galakkan prosedur menggunakan masker, sediakan akrilik di meja kasir, dan sediakan alkohol sebagai sanitizer tangan. Lakukan pengecekan suhu badan secara reguler dan sesuaikan peraturan absen sakit perusahaan. Kebanyakan karyawan akan merasa wajib masuk kerja menunaikan tanggung jawab meski dengan keadaan sakit, karena takut akan pemecatan atau untuk memenuhi kebutuhan hidup lewat gaji harian. Dukung karyawan anda dengan menyediakan ketentuan khusus selama pandemi.
  • Cari sumber omset lain dan jaga kinerja karyawan - Jika anda harus menutup area makan restoran, segera aktifkan kegiatan lain seperti pengiriman online, pengepakan makanan siap saji, penerimaan pesanan online dan telepon, dan kegiatan lainnya yang dapat membantu usaha anda menerima pesanan dan mempertahankan omset. Jika anda secara terpaksa harus melepas anggota karyawan, informasikan secara kekeluargaan. 

Strategi Mempertahankan Karyawan

If you want to create a better work environment for your staff and keep your best employees for the long term, try using these top 9 employee retention strategies.

1. Tawarkan Benefit Kesehatan

Notebook with Employee Benefits written on it

 

Untuk mempertahankan karyawan secara jangka panjang, pastikan untuk memberikan benefit berupa manfaat kesehatan. Saat ini, manfaat kesehatan seperti asuransi kesehatan yang didukung oleh perusahaan masuk ke dalam kategori benefit yang paling dicari oleh karyawan, terutama di saat pandemi. Anda dapat memanfaatkan berbagai program asuransi dan membelinya secara online di berbagai marketplace asuransi berbasis teknologi seperti amanco.id, lifepal.co.id, atau benefide.id.

Memang terkadang akan ada biaya tambahan yang harus anda keluarkan untuk setiap karyawan perihal asuransi kesehatan karyawan. Namun, jika anda berhasil mempertahankan para karyawan secara jangka panjang, anda juga dapat mengurangi biaya pencarian dan pelatihan karyawan baru, dan juga menghemat waktu yang diperlukan agar karyawan dapat segera bekerja dengan baik. Pastikan untuk melakukan penghitungan biaya asuransi ini ke dalam perhitungan bisnis anda.

 

    2. Pekerjakan Karyawan Secara Penuh-Waktu (40 jam)

    Anda juga dapat mengubah dan menyesuaikan jadwal kerja sehingga pekerja harian dan pekerja paruh waktu anda dapat bekerja secara penuh-waktu, atau 40 jam seminggu. Hal ini dapat berguna untuk meningkatkan kompetisi sehat, dan juga mempertahankan karyawan-karyawan tersebut yang mungkin telah terbiasa bekerja bagi perusahaan anda. Pastikan juga shift dapat ditoleransi oleh semua karyawan, baik itu shift pagi atau pun shift sore, sehingga tim anda dapat bekerja dengan fokus tingkat tinggi dan betah di perusahaan.

    Selain itu, dengan bekerja selama 40 jam seminggu, gaji yang anda keluarkan dan pendapatan yang mereka dapatkan akan sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Anda tidak perlu lagi mengatur terlalu banyak orang dan mereka juga bisa mendapatkan pemasukan yang lebih menarik.

     

    3. Berikan Tunjangan Makanan

    Sebagai perusahaan di bidang kuliner, anda juga dapat memberikan tunjangan makan yang menarik bagi para karyawan yang sedang bekerja. Terapkan aturan yang ketat perihal tunjangan makanan, sambil memberikan jenis menu makanan yang menarik untuk karyawan anda konsumsi selagi jam istirahat ataupun sebelum shift mereka dimulai.

    Hal ini juga dapat mencegah dan membantu pengurangan pengambilan makanan tanpa ijin selagi jam operasional, dan secara otomatis meningkatkan keuntungan perusahaan.

    Dengan ini, hubungan antara anda, perusahaan, dan karyawan akan semakin membaik, karena, siapa yang tidak suka makanan gratis?

     

    4. Naikkan Gaji bagi Karyawan Penting

    Restaurant owner with a chef in the kitchen

     

    Ketika anda berkompetisi terhadap restoran lainnya untuk menggaet karyawan terbaik, penawaran gaji yang lebih tinggi adalah hal yang normal. Berikan karyawan anda motivasi dan insentif untuk bertahan di perusahaan anda, misal dengan gaji atau upah yang lebih besar. Anda juga dapat mengarahkan secara kemampuan agar mereka dapat mempunyai gaji yang lebih tinggi untuk ditarget sebagai tahapan karir mereka selanjutnya.

    Ketika karyawan merasa ada perkembangan dari kemampuan dan karir mereka, pastilah mereka akan bertahan lebih lama di perusahaan tersebut.

     

    5. Beri Penghargaan bagi Karyawan Top

    Kepuasan dalam bekerja akan ada bila pemberi kerja juga memberikan penghargaan atas pekerjaan yang diselesaikan dengan baik. Pastikan karyawan anda mendapatkan penghargaan atas pekerjaan mereka, termasuk juga agar karyawan lain dapat termotivasi untuk mendapatkan penghargaan tersebut.

    Kompetisi sehat adalah hal yang baik bagi kondisi kinerja perusahaan manapun, dan hal ini juga memotivasi perkembangan ilmu dan kemampuan setiap karyawan.

    6. Prioritaskan Budaya Bekerja yang Positif

    Bentukklah budaya bekerja yang positif. Budaya bekerja yang positif bukanlah bekerja hingga larut malam dengan melupakan waktu, keluarga, dan waktu istirahat, melainkan bekerja dengan tujuan yang tercapai dengan baik dan kualitas tinggi. Budaya kerja positif juga dapat menciptakan suasana pembelajaran dan pekerjaan yang nyaman sehingga semua kegiatan dapat berlangsung dengan maksimal. 

    Gunakan waktu luang usaha anda untuk berkomunikasi secara grup dan juga lakukan training atau pelatihan secara berkala. Pelatihan yang baik juga dapat kembali mengingatkan akan ilmu yang penting dan juga budaya kerja perusahaan yang baik.

    Dengan budaya yang baik, perusahaan anda akan dapat bekerja dengan lebih baik, tanpa harus keluar biaya berlebihan.

     

    7. Hadir dan Pimpin Karyawan

    Restaurant manager and his staff in a meeting in the kitchen

    Tip terakhir kami adalah untuk membangun hubungan secara langsung dengan karyawan anda, melalui komunikasi dan kepemimpinan yang baik dan berkelangsungan.

    Sebagai pemimpin, anda dapat melihat secara langsung titik kekuatan dan titik kelemahan dari setiap anggota karyawan. Hal ini akan dapat berguna bagi anda untuk membuat program pelatihan yang efektif, dan juga bertindak dengan segera dalam perihal meningkatkan kinerja atau menyelesaikan masalah tersembunyi.

    Delegasi adalah penting dalam hal kepemimpinan. Hadir bersama karyawan bukan saja berarti ikut bekerja di lapangan, namun anda dapat mengevaluasi dan melakukan delegasi pekerjaan sesuai dengan kemampuan karyawan dan kebutuhan perusahaan.

    Terakhir, utarakan rasa syukur, terima kasih, dan juga harapan anda kepada seluruh karyawan seputar kerja keras mereka, perkembangan diri, dan juga perkembangan perusahaan ke depannya, agar seluruh karyawan bisa mendapatkan gambaran masa depan bila mereka berada di perusahaan anda. 


    Beberapa strategi ini perlu diterapkan secara seksama dan menyesuaikan keadaan usaha kuliner anda yang sedang berada di dalam tekanan pandemi Covid-19. Coba fokus ke arah pengembangan budaya positif, bila omset dan budget anda tidak memungkinkan untuk strategi lainnya.

    Artikel sebelumnya RESEP : CHOCOLATE NUTELLA TRUFFLE - SPECIAL VALENTINE
    Artikel berikutnya RESEP : NASTAR CAKE BOX - CHINESE NEW YEAR

    Tinggalkan komentar

    * kolom perlu diisi

    Sale

    Unavailable

    Sold Out