Strategi Mix Marketing Untuk Mempertahankan Bisnis di Tengah Pandemic Virus Corona

Strategi Mix Marketing Untuk Mempertahankan Bisnis di Tengah Pandemic Virus Corona

Saat ini pandemi corona atau COVID-19 mewabah hampir di berbagai negara. Berdasarkan data Worldometers, Rabu(15/4/2020), kasus virus corona di dunia mencapai angka 1.991.275.


Sementara, di Indonesia kasus positif virus corona mencapai 5.136 jiwa. Meluasnya virus corona di Indonesia telah berdampak ke berbagai sektor termasuk ekonomi dan bisnis.


Penyebaran yang sangat cepat membuat pemerintah memberikan agar masyarakat melakukan Physically Distancing dan Self Isolation. Hal tersebut membuat masyarakat takut untuk keluar rumah. Hal tersebut tentunya sangat berdampak bagi perekonomian Indonesia. Pebisnis sektor mikro hingga makro terkena dampak virus ini.


Namun meskipun menghadapi wabah, masyarakat tetap akan mencari kebutuhan yang harus dipenuhi. Fokus utama tentunya adalah pertahanan hidup. Dengan ini pebisnis kuliner harus memahami apa saja yang dibutuhkan konsumen untuk bertahan hidup dalam wabah COVID-19.


Baca juga :


Tips Agar Tetap Untung di Tengah Wabah Covid-19


Peluang Bisnis Di Tengah Pandemi Corona

Sebagai seorang pebisnis mestinya mengetahui mengenai strategi bisnis untuk mengatasi setiap masalah yang ada dalam bisnisnya. Strategi bisnis yang bisa dilakukan di tengah pandemi ini adalah dengan menginovasi dan mengevaluasi berdasarkan konsep Marketing Mix


Marketing Mix adalah sekumpulan konsep pemasaran yang dapat digunakan perusahaan untuk mencapai tujuan pemasaran terhadap pasar sasaran.


Dalam Marketing Mix terdapat 4P yakni Product, Price, Promotion dan Place.


  • Product / Produk.
  • Ditengah pandemi seperti ini pebisnis harus meriset produk apa yang dibutuhkan konsumen. Untuk pebisnis yang telah memulai bisnis nya harus mampu menghubungkan kebutuhan konsumen dengan produk yang diproduksi.


    Contoh: 

    • Telkomsel dan Indosat memberikan kuota gratis untuk mengakses platform belajar seperti Ruangguru, Zenius, dan sebagainya.
    • Banyak restoran-restoran mulai memberlakukan pesanan pengiriman makanan gratis dengan bermitra dengan perusahaan jasa pengiriman seperti Gojek ataupun Grab. Makanan yang dikirim ini memerlukan proses packing yang lebih perlu diperhatikan dari sisi kebersihannya. Penggunaan Cable Ties untuk memastikan tidak ada kontaminasi eksternal kepada makanan selagi pengiriman sangatlah penting di situasi pandemi.

  • Price / Harga
  • Pada saat pandemi seperti ini masyarakat lebih selektif lagi dalam membeli. Maka dari itu pebisnis harus menginovasi produk nya untuk menjangkau seluruh segmen masyarakat dengan harga yang variatif dan terjangkau  sesuai kemampuan masyarakat.


    Contoh: 

    • Restoran membentuk menu-menu khusus dengan lauk dan porsi yang telah disesuaikan, tersedia untuk pengiriman online dengan harga yang terjangkau
    • Perusahaan seperti Serata Healthcare menjual masker wajah bermaterial kain scuba dengan harga yang standar dan sesuai yang dijual di pasaran.

  • Promotion / Promosi
  • Dalam situasi pandemi seperti ini, sosial media atau interaksi online lainnya menjadi wadah paling strategis untuk mempromosikan produk yang dimiliki dalam bentuk iklan maupun diskon untuk menarik pelanggan. Pengusaha kuliner perlu memanfaatkan platform seperti Instagram, Facebook, Twitter, ataupun lainnya untuk mempromosikan dan menjual produk.


    Contoh:

    • SerataFoods melakukan promosi untuk pembelian KitchenAid Artisan Mixer 4,8L Free KitchenAid Personal Coffee merupakan strategi yang pas karena ketika seseorang melakukan #workfromhome dan hanya #dirumahaja mereka cenderung melakukan hobi memasak ataupun membuat kopi sendiri namun seperti kopi kekinian yang lagi trend
    • Restoran memberikan harga diskon sebesar 40% untuk pembelian minimal sebanyak 2 porsi ke atas untuk konsumen yang membeli lewat platform online delivery

  • Place / Tempat.
  • Tentunya ini strategi yang paling berubah karena biasa strategi tempat yang paling strategis adalah tempat-tempat keramaian seperti pasar dan mal. Namun karena adanya himbauan social distancing pasar dan mall pun sepi dan kegiatan pemenuhan kebutuhan konsumen kini berpindah melalui online. Dengan demikian pebisnis yang telah memulai bisnis nya harus memanfaatkan e-commerce untuk memasarkan produk nya agar tetap bisa bertahan di tengah pandemi COVID-19 ini.


    Nah, itulah beberapa strategi Mix Marketing bisnis ditengah pandemic virus COVID-19 ini. 


    Untuk memenuhi kebutuhan bahan baku ataupun peralatan dapur kuliner secara online, kami SerataFoods akan selalu melayani dengan penuh komitmen penuh melalui pengiriman barang yang tepat waktu dan memastikan barang dengan aman sampai ke alamat tujuan!


    Segera daftarkan dirimu sebagai user baru dan dapatkan Rp 10.000, atau minta penawaran kepada kami secara online!


    Semoga kita dapat melewati masa-masa sulit ini dan bersama memajukan perekonomian Indonesia lebih baik lagi. Tetap semangat, wahai para pebisnis Indonesia!


    (*)


    Dikutip dari : Berbagai Sumber 

    Artikel sebelumnya Korean Foods : Dolsot Bibimbap IDE BUKA PUASA YANG GAMPANG DAN NIKMAT!
    Artikel selanjutnya Dalgona Coffee : Jajanan Masa Perang Kini Minuman Viral Serta Resep Dalgona Coffee & Latte

    Komentar

    Gunawan dewa saputra - August 31, 2020

    saat ini memang para pengusaha harus mampu menemukan cara supaya usahanaya tetap berjalan. UNAIR mengadakan webinar mengenai menghadapi bisnis di era COVID 19. http://news.unair.ac.id/2020/05/22/pakar-bisnis-unair-sebut-surfer-sebagai-prinsip-bisnis-di-tengah-pandemi/

    Tinggalkan komentar

    * informasi yang diwajibkan

    Sale

    Unavailable

    Sold Out