Wajib Tahu! Ini Perbedaan Whipped Cream Soft Peaks, Medium Peaks, dan Stiff Peaks
Whipped cream merupakan salah satu elemen penting yang sering digunakan sebagai topping, isian, maupun dekorasi kue. Namun, tidak semua whipped cream memiliki tekstur yang sama. Tingkat kekentalan whipped cream dikenal dengan istilah Soft Peaks, Medium Peaks, dan Stiff Peaks, yang masing-masing memiliki fungsi berbeda. Memahami perbedaan ketiga jenis whipped cream ini sangat penting agar hasil kue yang dibuat sesuai dengan yang diinginkan. Berikut penjelasan lengkapnya.
Apa Itu Peaks pada Whipped Cream?

Peaks adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan bentuk ujung whipped cream saat pengocok diangkat dari adonan. Bentuk dan kekuatan puncak inilah yang menentukan apakah whipped cream berada pada tahap soft, medium, atau stiff. Perbedaan tahap ini dipengaruhi oleh lamanya proses pengocokan dan kecepatan mixer.
Whipped Cream Soft Peaks

Whipped cream soft peaks memiliki tekstur yang lembut dan ringan. Saat pengocok diangkat, whipped cream akan membentuk puncak kecil yang langsung jatuh atau melengkung. Tekstur ini masih sangat halus, creamy, dan tidak kaku.
Soft peaks biasanya digunakan untuk campuran dessert yang membutuhkan tekstur ringan, seperti mousse, tiramisu, cheesecake, atau sebagai campuran adonan cake. Pada tahap ini, whipped cream dapat di campur dengan bahan lain seperti lemon curd, custard, atau krim keju tanpa membuat adonan menjadi berat.
Beli Ballon Whisk Disini!
Whipped Cream Medium Peaks

Whipped cream medium peaks berada di antara soft dan stiff. Pada tahap ini, whipped cream sudah lebih stabil, namun ujung puncaknya masih sedikit melengkung saat pengocok diangkat. Teksturnya lebih tebal dan tidak mudah cair, tetapi tetap creamy.
Medium peaks cocok digunakan sebagai topping cake, filling layer cake, atau dekorasi dessert yang sederhana. Tekstur ini cukup kuat untuk mempertahankan bentuk, tetapi masih mudah diratakan dan dibentuk. Namun, teksturnya masih terlalu encer jika di bentuk menggunakan piping bag dan kembali ke bentuk seperti semula.
Whipped Cream Stiff Peaks

Whipped cream stiff peaks memiliki tekstur paling kaku dan stabil. Saat pengocok diangkat, whipped cream akan membentuk puncak yang tegak dan tidak jatuh sama sekali. Tekstur ini sangat padat dan mampu mempertahankan bentuknya dalam waktu lama.
Stiff peaks biasanya digunakan untuk dekorasi kue, piping, atau menghias cupcakes dan cake ulang tahun. Namun, perlu diperhatikan bahwa pengocokan berlebihan dapat membuat whipped cream pecah, bertekstur kasar, dan berubah menjadi mentega.
Baca Juga: Resep Korean Strawberry Cream Cake
Tips Agar Whipped Cream Mengembang Sempurna
Agar whipped cream dapat mencapai tahap peaks yang diinginkan, pastikan menggunakan whipped cream berkualitas dan suhu bahan yang dingin. Gunakan kecepatan mixer secara bertahap dan hentikan pengocokan sesuai kebutuhan, karena setiap tahap memiliki tekstur yang berbeda dan tidak bisa dibalik jika terlalu overmix.
Memahami perbedaan whipped cream soft peaks, medium peaks, dan stiff peaks sangat penting dalam proses pembuatan dessert. Dengan memilih tahap whipped cream yang tepat, kamu bisa mendapatkan hasil cake dan dessert yang lebih rapi dan cantik. Baik untuk campuran adonan, topping, maupun dekorasi, setiap jenis peaks memiliki peran yang berbeda dan tidak bisa disamakan.
Sekarang kamu sudah tahu kan perbedaan whipped cream soft peaks, medium peaks, dan stiff peaks? Untuk hasil yang maksimal, pastikan kamu menggunakan whipped cream berkualitas. Kamu bisa menemukan whipped cream berkualitas untuk kebutuhan baking kamu di Seratafoods. Yuk belanja sekarang!
Referensi:
- https://www.foodie.com/1380525/ifference-soft-medium-stiff-peaks-whipped-cream/
- https://bakestarters.com/blogs/education/soft-medium-firm-stiff-peaks