#IdeUsahaKopi: Mau Usaha Kopi Susu Kekinian? Ini Tipsnya

Ide bisnis kopi
Berniat menjadikan kopi dan variannya yang kekinian sebagai produk usaha-mu?  Tenang, we've got you covered. Ada tips untuk para pecinta kopi.

Di Blog SerataFoods kali ini kita ingin membahas bagaimana caranya untuk membangun bisnis kopi susu kekinian yang tidak hanya menguntungkan, tapi dapat berjalan dalam jangka panjang, menjual produk sekaligus memberikan value/arti pada konsumen.

Memang kesannya simpel, hanya kopi susu. Semua orang bisa mencobanya. Akan tetapi membangun bisnis agar bisa profitable
dengan manajemen yang tertata rapi dan memberikan produk & servis yang memuaskan bagi konsumen harus memiliki business plan yang rapi terlebih dahulu.

Tanpa berlama-lama, berikut beberapa poin penting dalam membangun usaha bisnis kopi susu kekinian:

1. Menciptakan produk dengan bahan berkualitas sesuai dengan selera lokal

Memang sudah banyak sekali bisnis kopi susu yang beredar di Indonesia saat ini. Ada yang skala restoran, banyak pula yang berbentuk kafe kecil dengan keramaian yang lebih terbuka.

Dalam kompetisi, skala dan gaya usaha boleh sama, tapi satu hal yang membedakan bisnis kalian dari yang lain adalah produk dan layanan itu sendiri.

Coba pakai kacamata konsumen.

Bayangkan kamu sedang haus dan membutuhkan kopi untuk menyemangati harimu di kantor.

Saat hendak kopi, apa yang kamu pikirkan? Apakah kamu lebih memikirkan Kopi Susu A yang murah meriah, tapi rasa biasa saja atau Kopi Susu B, yang harganya beberapa ribu rupiah di atas Kopi Susu A,  tapi mempunyai rasa dan kualitas yang jauh lebih
memuaskan?

Jika kamu penikmat kopi, pastinya akan memilih Kopi Susu B.

Kenapa?

Karena selain untuk memenuhi rasa hausmu, kebutuhan primer bagi orang yang ingin melepas rasa kantuk, menikmati seduhan kopi berkualitas juga memberikan kebahagiaan tersendiri. Minum kopi tak lagi soal pelengkap rasa, tetapi juga penenang batin, penyejuk pikiran, pemenuhan kepuasan membeli dalam nilai ekonomi. Kopi bukan hanya soal dahaga, tapi juga kemenangan menikmati nilai.

Memilih Jenis Kopi untuk Usaha

Dengan menggunakan bahan yang berkualitas dan komposisi yang sesuai, produk kopi kalian akan mendapatkan nilai tambahan dibandingkan produk gerai sebelah yang hanya berfokus pada "modal kecil untung besar", dengan menggunakan bahan-bahan yang murah tanpa menambah nilai dalam produk hasil jadinya.

Pada saat kita menawarkan produk kopi susu yang enak sekaligus bernilai tambah, kamu mendapatkan dua keuntungan: 1) konsumen memilih kamu dibandingkan kompetitor lain, bahkan jika kamu tidak mempunyai lokasi offline sekalipun. 2) potensi repeat buyer akan besar. Karena kopi soal kecocokan rasa, konsumen biasanya setia dengan satu atau hanya beberapa penjual yang emberi lebih, entah itu bahannya lebih premium dengan harga tak beda jauh, citarasa lokal yang beragam (Toraja, Gayo, Bali, Arabika, Italia). Dengan ini, kamu membangun basis pasar.

Sekarang, dari sisi bahan dan produksi: apa yang diperlukan untuk menambah nilai jual kopi?

- Mencari bahan baku utama: Pilihlah kopi biji/bubuk yang terbaik. Gali referensi sebanyak mungkin, lakukan survei kecil-kecilan untuk mengetahui pasar paling mencari kopi atau sajian yang seperti apa. Pantau Youtube, Instagram, media sosial lainnya untuk mengulik perbincangan produk yang paling hits. Setelah menemukan, bikin formula pengadaannya sendiri. Apakah bahan bakunya mudah didapatkan, berapa harganya, berapa biaya kirimnya, dan bagaimana menyuplainya. 

- Membeli peralatan kopi yang sudah terjamin kualitasnya: Coffee grinders,
Espresso Machine, dan lain lain perlu sedikit pemahaman teknis, karena ini adalah alat spesial yang hanya ada dalam bisnis kopi.

Jika kamu seorang pemula, bacalah banyak ide dan informaai terkait alat-alat produksi kopi susu. Sesuaikan dengan skala produksi yang dikehendaki, lalu telusuri harga dan anggaran pengadaannya. Sekarang di banyak kota besar sudah banyak gerai dan supermarket khusus yang menyediakan diskonan produk bertema kafe kopi. Ada pula yang dijual paketan secara online, tinggal beli dan siap buka warung. Sesuaikan dengan anggaran dan perhiungan bisnisnya.

2. Mencari pasar yang sesuai

Setelah mengetahui soal bahan dan alat yang sesuai, langkah selanjutnya adalah menganalisa pasar yang dikehendaki. Langkah ini penting karena menghasilkan perkiraan produksi, suplai, dan potensi pendapatan.

Analisis sederhana ini dapat dikerjakan bersamaan pada saat kalian menciptakan produk yang tepat. Apakah produk itu untuk kalangan bisnis-profesional, pelajar-mahasiswa, atau keluarga?

Pada saat kalian meracik dan mencoba resep sendiri, pastinya kalian akan mengerti produk seperti apa yang kalian inginkan, untuk siapa yang membutuhkan dan menyukainya dan dimana produk itu paling sesuai dipasarkan.

Pada awalnya, kalian akan mendapatkan gambaran besar tentang informasi ini. Tetapi pada saat kalian sudah mendapatkan produk yang tepat, kalian bisa mulai menghitung dari HPP yang ada, berapakah harga jual yang sesuai dan apakah target yang kalian ingin tujukan sesuai.

Begitu juga dengan sebaliknya, jika ternyata pasar yang ingin kalian tuju tidak sesuai dengan harga yang kalian dapatkan, kalian bisa menyesuaikan kembali bahan-bahan atau cara operasional agar bisa sesuai. Tapi ingat, jangan mininalkan pelayanan. Bagian pelayanan (service) tetap diakomodasi lebih, dan ini bisa mencakup cara menyajikan, jenis cangkir yang dipakai, dan cara menyapa tamu. Tidak butuh banyak tambahan biaya selama paham fokus pelayanannya ditempatkan pada sisi yang mana.

Untuk mempelajari perhitungan dasar kuliner dan cara menghitung biaya usaha,
langsung klik link dibawah ini:

3. Mencari supplier

Mencari supplier bukan hal yang mudah terutama di Indonesia. Customer service yang tidak memuaskan, aksesibilitas supplier yang terbatas dan kualitas produk yang tidak menjamin bisa jadi kendala bagi banyak pengusaha, tidak terkecuali pegiat kopi.

Pada saat mencari supplier, pastikan supplier tersebut memiliki customer service yang ramah dan cepat. Ini penting karena siklus produksi harus mengikuti jadwal yang ketat.

Negosiasilah dengan rangkaian beberapa produk sekaligus demi harga grosir yang lebih rendah. Selain menyesuaikan volume yang dibutuhkan, tetap ingat tuntutan kualitas produk. Jalin kerjasama hanya dengan supplier yang berani menjamin delivery tepat waktu dan tepat jumlah, dan pastikan kalian mendapatkan harga terbaik dalam jangka panjang.

4. Membuat Marketing Plan & Branding yang sesuai dengan target pasar

Setelah kalian menemukan target market dan produk yang tepat, kalian juga harus membuat marketing plan atau branding.

Marketing plan adalah soal bagaimana memperkenalkan produk dan brand kalian ini ke kalangan masyarakat calon konsumen.

Banyak sekali marketing channel sekarang ini yang dapat sangat membantu untuk memulai usaha. Di dunia online tentu saja: Instagram, Facebook, Youtube, Whatsapp, Twitter, maupun website.

Langkah #1 yang harus dilakukan adalah; mencari tahu marketing channel apa yang paling banyak digunakan oleh para konsumen.

Sebagai contoh:

Jika target adalah orang dewasa berumur 21-35 tahun yang bekerja, kalian bisa menggunakan Instagram
menjadi salah satu platform kalian. Karena kalangan ini termasuk pengguna Instagram paling besar, selain 15-20.

Langkah #2; mencari tahu apa yang membuat konsumen tertarik untuk membeli kopi
susu bermerek baru. Harus ada alasan yang kuat mengapa kopi kalian layak dicoba.

Apakah karena bentuk packaging yang unik? Apakah karena design pemasaran Instagram yang menarik? Atau karena menu yang menurut mereka berbeda dari yang lainnya?

Nah, di poin ini, kalian bisa mengambil satu kompetitor kalian sebagai contoh. Pilih merek kompetitor yang memiliki kondisi yang sama, pasar yang sama, dan lihat seperti apa pola marketing plan mereka terhadap customer. Lakukan upgrade dalam setiap indikator pemasarannya. Anggarkan sedikit lebih, usahakan dengan sedikit lebih baik lalu amati hasilnya.

Langkah #3; Buatlah branding yang unik.

Seperti yang sudah kita bahas di awal, untuk bersaing dengan kompetitor yang banyak sekali di industri, kalian harus punya kekuatan untuk bersaing. Tidak hanya rasa, tetapi juga cara kalian menyalurkan produk kalian melalui branding ke pelanggan.

Branding yang unik dapat berupa kemasan yang mudah diingat (bagus lagi jika layak dishare di Instagram atau medsos lain), tidak menyinggung kalangan manapun, warnanya sesuai dengan kekhasan kopi namun diterima di semua kalangan usia, kemasannya rapi, ergonomis, dan bahannya ramah lingkungan. Jangan salah: penikmat kopi di kalangan 21-35 sudah paham dengan isu lingkungan, dan banyak di antara mereka yang memilih produk dan merek tertentu mengikuti pandangan mereka terhadap isu-isu seputar ini. Kalian bisa berinovasi dalam hal ini dan kompetitornya pun belum banyak.

Ide Kreatif Usaha Kopi Inovatif

5. Memberikan customer service yang memuaskan

Pastinya setiap bisnis tidak berharap customer mereka akan mengkomplain tentang produknya.  Tetapi yang perlu kita ingat adalah “CUSTOMER IS THE KING” - semua saran dan masukan harus selalu kita terima pada saat membuka bisnis. Itu sudah mutlak menjadi resiko yang harus kita terima.

Sebagai pemilik bisnis, kita harus mendengarkan segala jenis saran, masukan, komplain dari customer. Setelah itu baru kita melihat apakah memang harus ada yang dikembangkan di dalam bisnis ini.

Terkadang dari customer-lah, kita bisa mengembangkan bisnis kita lebih lagi yang
mungkin tidak akan pernah terpikirkan dari sudut pandang kita sebagai pemilik.

So, mau itu jualan kopi susu secara online lewat marketplace popular, website sendiri atau aplikasi. Ataupun, jualan offline dengan konsep warung dan kafe yang kamu kreasikan sendiri, inti kopi yang menjual (dan ini berlaku juga bagi banyak produk lain) terletak pada kekhasan produk, nilai lebih yang dikemaskan ke dalam penyajiannya, serta pelayanan unik yang bertumpu pada kepuasan pelanggan.

Karena penikmat kopi selalu mencari nilai, maka untuk menjual produk yang laris kita juga membangun karakter bisnis yang unik, mudah diingat, dan memicu kesetiaan pelanggan dalam jangka panjang.

Seperti kopi itu sendiri yang senantiasa khas dalam ragam asal-muasal, rasa dan variannya, pebisnis juga menjual karakter khusus produk-service yang tidak hanya menguntungkan secara ekonomi, tetapi juga menginspirasi.

Semoga berhasil.

Previous article #IdeUsahaKopi: Berapa Dana yang Diperlukan untuk Usaha Kopi Susu Online?
Next article Cara Menentukan Layout Restoran atau Kafe: Kunci Tataletak yang Baik

Leave a comment

* Required fields

Sale

Unavailable

Sold Out